, ,

Cegah Penularan Tuberkulosis, Lapas Pekalongan Bagikan Obat TPT kepada 51 Warga Binaan Berisiko

oleh -100 Dilihat

Pekalongan – Cegah Penularan Tuberkulosis, Lapas Pekalongan Bagikan Obat TPT kepada 51 Warga Binaan Berisiko. Sebagai langkah proaktif mencegah penyebaran penyakit menular, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan pembagian obat Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB ini menyasar 51 warga binaan yang berada di Blok B, Blok G, dan Blok F. Fokus utama pemberian obat ini adalah para WBP yang terdeteksi memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TB sebelumnya.

Tim medis Lapas Pekalongan, Supriyono, selaku Perawat Ahli Muda, menjelaskan bahwa TPT adalah bagian krusial dalam protokol kesehatan di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki tingkat interaksi sosial tinggi. “Pemberian obat TPT ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya penyakit tuberkulosis pada warga binaan yang memiliki risiko, sehingga penularan dapat ditekan sejak dini,” ujar Supriyono saat memimpin jalannya kegiatan.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini Tanggal 19 Desember 2025 Naik Lagi Hingga Rp11.000 per Gram! Cek Daftar Lengkapnya!

Cegah Penularan Tuberkulosis
Cegah Penularan Tuberkulosis

Tak sekadar membagikan, tim kesehatan yang didampingi regu pengamanan, peserta magang, dan Pengawas Minum Obat (PMO) juga memastikan konsumsi obat dilakukan secara disiplin oleh para warga binaan. “Kami memastikan warga binaan mengonsumsi obat secara teratur dan sesuai anjuran, dengan pendampingan PMO, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai,” tambahnya. Langkah ini diapresiasi sebagai wujud nyata pemenuhan hak dasar kesehatan bagi warga binaan. Dengan pemantauan ketat dan pengobatan preventif, diharapkan lingkungan Lapas Pekalongan tetap sehat dan terbebas dari ancaman wabah penyakit menular.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Rutan ini merupakan tindak lanjut dari program Penemuan Kasus Tuberkulosis melalui Skrining Active Case Finding (ACF) dengan Chest X-Ray (CXR) pada 8 dan 10 November 2025, yang terlaksana berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puskesmas Kusuma Bangsa, dan Tim X-Ray PT. Cito Putra Utama.

Sebanyak 22 warga binaan yang teridentifikasi memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya TBC, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya terapi pencegahan. Selain itu, mereka juga mulai menerima Obat TPT sebagai upaya mencegah berkembangnya TBC menjadi penyakit aktif, terutama bagi kelompok rentan yang sering berinteraksi dengan pasien TBC terkonfirmasi. Penyuluhan dan pemberian obat dilakukan oleh tenaga kesehatan perawat Klinik Rutan, Dyan Wisnuarga. Ia menjelaskan bahwa terapi pencegahan sangat penting untuk memutus mata rantai penularan di lingkungan hunian yang padat.

Kepala Rutan melalui perawat Klinik Rutan mengungkapkan bahwa, “Tindak lanjut pemeriksaan TBC harus dilakukan secara cepat dan tepat. Dengan pemberian obat TPT, kami berharap risiko penularan dapat ditekan dan warga binaan memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal”, ungkap Wisnuarga. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Pekalongan terus memperkuat langkah pencegahan TBC sebagai bagian dari layanan kesehatan standar bagi seluruh warga binaan.

 

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.