Pekalongan – Kabupaten Pekalongan Pertahankan Prestasi MAPSI Tiga Tahun Berturut-turut. Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasinya dalam ajang lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2025.
Di ajang lomba MAPSI jenjang SD dan SMP tingkat provinsi, perwakilan Kabupaten Pekalongan berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 untuk beberapa cabang yang dilombakan. Dalam kurun tiga tahun berturut-turut, tim Kabupaten Pekalongan mampu meraih juara di tingkat provinsi. Di tahun 2025 ini, empat peserta SD mampu meraih juara. Yakni, Amrina Rosyada Nahwa, juara 1 seni khot putri, Muhammad Al Karim Anggara, juara 2 seni hifdzil Quran putra, Beryl Ardan Sofyan, juara 3 praktik salat dan berwudu putra, dan Syakira Dwi Sae Suryo, juara 3 praktik salat dan wudu putri.
Mereka berasal dari SDN 01 Sengare, SDN 01 Wonopringgo, dan dua peserta dari SDN 02 Werdi. Untuk tingkat SMP, M Zhafif Tsabit Qeis dari SMPN 1 Kedungwuni berhasil menjadi juara 1 kaligrafi putra. Para juara lomba MAPSI tingkat provinsi ini mendapatkan penghargaan yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, di Aula B Dindikbud setempat, Rabu, 17 Desember 2025. Ketua KKG PAI Kabupaten Pekalongan, Riyanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan bekerja keras mengharumkan nama daerah.
Baca Juga : Kepala BNN Suyudi Ario Seto: Profil Perwira Reserse di Balik Ungkap Kasus Sabu Rp 5 Triliun di Kamboja

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang pembinaan berjenjang. “Prestasi ini bukan ujug-ujug, tetapi melalui proses dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten. Ada pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan. Anak-anak ini bertanding bukan mewakili KKG PAI, tetapi membawa nama Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya. Riyanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, kepanitiaan, Dinas Pendidikan, serta dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan dalam menyukseskan lomba MAPSI dari tingkat kecamatan hingga provinsi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid, menyampaikan, keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun non akademik. “Alhamdulillah, dengan pembinaan yang terus dilakukan, kita mampu mempertahankan prestasi MAPSI tingkat provinsi, baik jenjang SD maupun SMP. Ke depan, pembinaan akan kita mulai lebih awal agar waktu persiapan anak-anak lebih panjang,” ujarnya. Dinas Pendidikan, lanjut Kholid, memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal pembinaan di tingkat daerah maupun provinsi. “Sekolah juga harus memiliki sarana yang baik, proses belajar yang menyenangkan, dan guru-guru yang hebat. Kita harus bergerak cepat,” tegasnya.
Pemkab Pekalongan bersama Dinas Pendidikan juga berkomitmen memberikan apresiasi atau reward bagi peserta lomba sesuai dengan komitmen Bupati dan Wakil Bupati. “Anak-anak ini berjuang untuk nama baik Kabupaten Pekalongan, satuan pendidikan, dan tentu menjadi kebanggaan orang tua. Prestasi tiga tahun berturut-turut ini membuktikan kerja keras bersama,” tambahnya. Ketua MGMP PAI Kabupaten Pekalongan, Abror, turut mendukung peningkatan kualitas guru dan siswa agar prestasi dapat terus dipertahankan. Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah terus terjaga demi mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa Kabupaten Pekalongan menuju pendidikan yang lebih maju.





